Showing posts with label Bercerita. Show all posts
Showing posts with label Bercerita. Show all posts

Friday, January 13, 2023

JENIS-JENIS GANGGUAN KESEHATAN MENTAL

Kalau sebelumnya sudah menyimak apa itu kesehatan mental dan bagaimana remaja yang sehat mental, sekarang kita kenalan yuk sama jenis-jenis gangguan pada kesehatan mental. Sebenernya ada buanyaaaaak banget macemnya tapi kali ini kita simak beberapa dulu yah...

Gangguan Kecemasan
Keluhan pertama yang dialami adalah rasa cemas berlebihan, dimana penderitanya merasa khawatir dan ketakutan secara terus-menerus. Kondisi ini bisa terjadi kepada siapa saja, terutama bagi wanita di atas usia 30 tahun.

Gangguan Mood
Jenis gangguan mental selanjutnya berhubungan dengan suasana hati, terkadang pasien bisa mengalami kebahagian atau kesedihan berlebih di luar batas normal. Sebenarnya, mood swing seperti ini sering dialami banyak orang. Namun bila dibiarkan saja dapat sangat mengganggu aktivitas, hingga menyakiti diri sendiri dan orang lain.

Skizofrenia
Keluhan ini sering dikaitkan dengan kesurupan, khususnya bagi masyarakat Jawa. Pada dasarnya skizofrenia ini merupakan penyakit yang mengakibatkan penderitanya halusinasi, sulit berpikir, dan mengalami delusi. Penyakit ini sering menyebabkan penderita sulit membedakan mana yang nyata atau hanya mimpi.

Gangguan Psikotik
Pada dasarnya kasusnya tidak jauh berbeda dengan skizofrenia dimana, gangguan ini juga membuat penderita kesulitan membedakan antara kenyataan dengan halusinasi. Kondisi ini terjadi karena zat kimia di otak terjadi gangguan karena kelelahan fisik maupun kondisi mental yang sedang terganggu.

Kontrol Impuls
Jenis gangguan mental ini dapat diartikan sebagai kesulitan seseorang dalam menahan diri untuk selalu berbuat agresif. Penderita gangguan ini kesulitan mengontrol diri sendiri sehingga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Gangguan Makan
Gangguan makan terjadi dengan penderita kehilangan kontrol atas kuantitas makanan yang mereka konsumsi, antara terus menerus tanpa henti atau tidak sama sekali. Kasus ini dapat berkembang menjadi Bulimia nervosa dimana penderita selalu memuntahkan kembali makanannya sehingga tubuh tidak sempat menerima nutrisi makanan sama sekali.

Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)
Jenis gangguan mental ini membuat penderitanya harus melakukan kegiatan berulang. Jika tidak maka penderita akan menderita kecemasan hebat. Gangguan ini dapat terjadi pada siapa saja, baik dewasa, remaja, hingga anak-anak.

Gangguan Kepribadian
Gangguan kepribadian menyebabkan penderitanya memiliki pola pikir dan perilaku yang tidak normal dan sulit untuk diubah. Penderita gangguan ini kesulitan untuk memahami situasi dan orang lain, sehingga seringkali tidak dapat berbaur dengan lingkungan sosialnya.

Sindrom Tourette
Jenis gangguan mental ini membuat penderitanya melakukan tic, yaitu gerakan atau ucapan berulang di luar kendali penderitanya. Kondisi ini dapat terjadi pada anak usia 2–15 tahun dan lebih umum terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan.

Psikosomatis
Jenis gangguan mental ini memunculkan masalah fisik dari cara berpikir penderita sendiri. Gejala gangguan ini diawali dari rasa cemas, gelisah, stress, sampai depresi. Tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak juga bisa terkena gangguan ini. Masalah fisik yang muncul dari gangguan mental ini meliputi mudah lelah, nyeri pada otot, sesak napas, hingga telapak tangan berkeringat. Terkadang mereka juga cemas berlebih walau keluhannya itu sangat ringan.

Factitious
Disebut juga sebagai gangguan buatan, jenis gangguan mental ini merupakan sebuah penyakit mental serius yang mendorong penderitanya untuk bertindak seolah-olah mereka memiliki penyakit fisik atau psikologis. Seseorang yang mengidap factitious disorder sengaja memalsukan beragam gejala penyakit untuk menerima perhatian. Penderita gangguan ini tidak akan ragu untuk menyakiti diri sendiri agar dapat menjalani operasi yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Disosiatif
Jenis gangguan mental menghilangkan kesinambungan antara pikiran, tindakan, ingatan, hingga identitas. Gangguan ini sering dialami seseorang dengan pengalaman traumatis yang mendalam sebagai bentuk pertahanan diri dari trauma tersebut.

Stress Pasca-Trauma (PTSD)
Gangguan mental ini disebabkan oleh kejadian traumatis di mana penderita akan histeris bila melihat kejadian sama atau hampir mirip terjadi. Gangguan ini dapat sangat mengganggu aktivitas keseharian penderita dan menyebabkan tekanan emosional.

Depresi
Gangguan mental ini membuat penderitanya merasa gelisah, resah, putus harapan dan tidak berharga. Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan bunuh diri karena perasaan putus asa yang berkelanjutan membuat penderitanya merasa sia-sia untuk tetap hidup.

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan mental menyebabkan penderitanya sulit fokus, impulsif, dan hiperaktif yang seringkali mengganggu aktivitas serta pencapaian penderitanya. Attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan mental menyebabkan penderitanya sulit fokus, impulsif, dan hiperaktif yang seringkali mengganggu aktivitas serta pencapaian penderitanya. Penyebab utama ADHD belum diketahui dengan pasti, namun umumnya gangguan mental ini diduga terjadi akibat faktor genetik dan lingkungan. ADHD juga dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak.

Gangguan mental sering disepelekan karena tidak memiliki dampak yang terlihat atau dapat dimengerti oleh orang awam secara langsung. Karenanya, sangat penting untuk penderita untuk mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat.
Sumber : https://bunda.co.id/artikel/kesehatan/gangguan-mental/ini-jenis-gangguan-mental-paling-umum/

💜 

#ShareMoreLove #GiveMoreHope #ShareSupport

Tuesday, August 20, 2019

BERKENALAN DENGAN BK DI SEKOLAH

Disetiap sekolah khususnya jenjang pendidikan menengah yaitu SMP dan SMA/SMK pasti ada yang namanya Guru Bimbingan Konseling atau lebih banyak yang mengenal dengan sebutan Guru BP/Guru BK. Namun saat ini Bimbingan Konseling tidak hanya ada di jenjang pendidikan menengah saja, tetapi juga sudah mulai hadir di dalam jenjang pendidikan dasar bahkan usia dini. Nah! Mungkin banyak juga yang belum memahami apa sih sebenarnya Bimbingan Konseling? apa sih tugas dari Guru Bimbingan Konseling?

Di kalangan siswa dari jaman saya sekolah dulu, Guru BP/BK terkenal horror. Setiap dengar ada siswa yang dipanggil menghadap Guru BP/BK, maka kesan yang ditangkap adalah siswa itu bermasalah, nakal, trouble maker, dan anggapan negatif lainnya. Guru BP/BK selalu terkesan galak, sangar, dan terkenal sebagai polisi disekolah yang selalu memberi hukuman bagi siswa-siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Apakah benar demikian tugas Guru Bimbingan Konseling?

Apa arti dari Bimbingan dan Konseling?

Menurut ahlinya, Bimbingan yaitu suatu proses memberi bantuan yang dilakukan dengan cara continue kepada seseorang, agar dapat memahami dirinya, sanggup mengarahkan dirinya serta dapat bertindak sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungannya, baik itu disekolah, dirumah/keluarga, maupun masyarakat luas.

Sedangkan Konseling yaitu proses dalam upaya membantu individu yang berupa interaksi pribadi antara konselor (Guru BK) dengan konseli (siswa atau lainnya) agar selanjutnya konseli mampu memahami diri dan lingkungannya, membuat keputusan, serta menentukan tujuan berdasarkan nilai-nilai yang diyakininya sehingga konseli dapat merasa bahagia dan efektif perilakunya. 

Apa fungsi BK disekolah dan tugas BK?

Di jenjang pendidikan menengah (SMP/SMA/SMK dan sederajatnya), dimana siswanya sudah masuk pada usia remaja awal hingga akhir, tugas Guru BK ini diharapkan dapat mendampingi proses perkembangannya sehingga mereka mendapatkan pemahaman dan keyakinan nilai yang positif akan dirinya dan lingkungannya. Hal ini meliputi bagaimana siswa dapat bertindak ketika menghadapi suatu permasalahan dari yang ringan bagi dirinya hingga yang berat, bagaimana siswa dapat bersikap sehingga mampu mengontrol dirinya agar terhindar dari permasalahan atau konflik dalam diri dan lingkungannya, bagaimana menempatkan diri dalam suatu konflik dengan orangtua atau guru, bagaimana mengembangkan rasa percaya dirinya agar dapat mengembangkan potensinya, bagaimana memiliki konsep diri yang positif, dan lain sebagainya. Sehingga dengan adanya Bimbingan dan Konseling di sekolah, siswa akan dapat terbantu untuk lebih memahami diri dan lingkungannya, mengatasi permasalahan dalam dirinya, juga mengembangkan potensi yang dimilikinya. 

Namun  permasalahan-permasalahan/perilaku bermasalah yang timbul pada usia remaja tersebut dapat terjadi sebagai sebab dari masa lalunya di waktu kecil, Hal inilah yang menjadikan mengapa saat ini Bimbingan Konseling untuk sekolah dasar bahkan usia dini mulai menjadi perhatian. Dengan adanya Bimbingan Konseling di jenjang usia dini (KBTK dan sederajatnya) dan dasar (SD dan sederajatnya) maka pemberian pemahaman tersebut dapat dilakukan sedari siswa kecil, sehingga dapat menjadi tindakan preventif/pencegahan munculnya perilaku-perilaku yang tidak diharapkan sejak dini.

Dengan pemaparan singkat diatas, bisa kita ambil kesimpulan bahwa, fungsi dari Bimbingan Konseling di sekolah adalah melakukansuatu proses dalam upaya membantu siswa memahami diri dan lingkungannya agar dapat bertindak dengan efektif sesuai nilai-nilai yang diyakininya juga yang berlaku dilingkungannya. Dan tugas guru BK sebagai konselor adalah berupaya membantu siswa yang bermasalah dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi, maupun melakukan upaya preventif/pencegahan sehingga setiap siswa paham akan dirinya dan terhindar dari munculnya masalah-masalah yang tidak diinginkan dalam dirinya pada khususnya, dan dalam masyarakat luas pada umumnya.

Jadi, tidak ada lagi ya kesan Guru BK itu galak, sangar, ditakuti siswa, tugasnya menghukum siswa, dan lain sebagainya. Karena Guru BK adalah sahabat siswa. Kami ada untuk membersamai langkah kalian menapaki masa depan agar terus bertumbuh menjadi pribadi yang positif dan bahagia. 

Salam sehat dan semangat...!! 💜

#SpreadMoreLove #GiveMoreHope #ShareSupport #ProudCounselor

JENIS-JENIS GANGGUAN KESEHATAN MENTAL

Kalau sebelumnya sudah menyimak apa itu kesehatan mental dan bagaimana remaja yang sehat mental, sekarang kita kenalan yuk sama jenis-jenis ...